Menyoal Larangan Balap Malam Hari

Larangan Balap Motor Malam PP IMI

Melalui surat edaran 199/IMI/OLRG/D/IV/2012, tanggal 7 April 2012, Kabid Olahraga PP IMI, Bambang Gunardi, mengeluarkan keputusan kepada seluruh Pengprov IMI di Indonesia untuk Tidak Mengeluarkan Ijin atau Rekomendasi kegiatan balap motor atau road race yang dilakukan malam hari, karena sangat berbahaya dari segi keselamatan.

Mari kita lihat fenomena balap malam tersebut. Najib M. Saleh adalah pionir dari nite race ini, dengan 12 tahun penyelenggaraan tanpa ekses melalui kemasan Old & New Night Race, balap malam setiap malam pergantian tahun. Selanjutnya ada rokok Starmild yang mengemas dragrace termasuk dragbike dalam nite race dengan suguhan entertainment yang mengundang antusias publik. Ada juga U Mild yang punya platform balap road race, memasukan dragbike dalam rangkaian serinya dan digelar malam hari, meski sekarang kedua brand rokok itu mundur perlahan dari dunia balap.Yang masih menunggu adalah Gudang Garam dengan Powercross-nya yang sukses menyulap stadion sepakbola menjadi sirkuit powercross diiringi gemuruh musik rock di malam hari.

Kini, balap malam terus menjamur dan menjadi tontotan tersendiri, para prmotor balap seperti Montesz, Okzygen, Lightning Production, dan kini Trendy Promo Mandira-nya Helmy Sungkar juga bersiap mengadakannya. Oiya, Yamaha juga tahun lalu sukses menggelar Yamaha Cup Race di malam hari di Bandung, makanya, tahun ini mereka mencanangkan 3 seri balap malam.

Kenapa harus malam? Dari sisi kemasan, balap malam memang mengandung risiko, karena sangat dekat dengan image balap liar dan juga risiko pembalapnya, pun termasuk karena digelarnya bukan di sirkuit permanen, tapi di areal yang disulap menjadi sirkuit. Namun, atmosfer balap malam lebih menjual, tata lampu, panggung musik dan tentu saja sengatan matahari layaknya menonton balapan di siang bolong, tak lagi lagi dirasakan. Penonton bisa sambil ajak keluarga, pacar untuk menikmatinya, tanpa harus menunggu kemacetan seperti di siang hari.

Soal aturan balap malam, memang belum ada regulasi resminya, penempatan titik lampu, kapasitas lampu, dan aturan lain yang mengikutinya belom tertera dalam aturan IMI. Sisi bisnis termasuk promosi memang lebih menggelora dalam balap malam ini. Coba tengok Singapura yang sukses menyulap Marina Bay Street menjadi balapan F1 pertama di dunia sejak 2008. Pihak promotor tentu melihat Singapura sebagai negara bisnis memiliki daya tarik untuk kelangsungan balap single seater itu, termasuk menjaring penonton dari negara-negara sekitarnya. Maret 2008 juga menjadi bagian tonggak sejarah MotoGP, karena Losail International Circuit untuk pertamakalinya menggelar balap malam. Namun track Losail memang dibangun permanen untuk balap malam, dengan lighting raksasa rancangan Musco Lighting.

Kembali ke tanah air, kenapa sampai muncul larangan tersebut? Apakah kepengurusan IMI sekarang akan memperketat ijin balapan agar menghasilkan mutu balapan yang lebih baik? Kalau itu tujuannya, baguss dong!. Tapi hidup balapan juga tergantung dukungan sponsor, dimana dalam hal ini, sponsor membutuhkan sebuah konsep promosinya yang menarik dan tidak monoton. Hitung sirkuit permanen di Indonesia, Sentul besar, Sentul gokart, Gery Mang Subang, Tasikmalaya, Kenjeran, Binuang, sekarang baru muncul sirkuit milik Lanay Jaya di Kutai Barat.

Dan sudah menjadi rahasia umum,apalagi kalau di Sentul, balapan minim penonton. Coba kalau road race di alun-alun atau depan Gasibu Bandung, penonton berjubel meski terik menyengat di siang hari. Ini yang menjadi sebab, gelaran pasar senggol akan terus menarik sponsor termasuk juga para APM. Mungkin, seharusnya IMI, promotor dan pihak terkait duduk satu meja membahas sebuah aturan, khusus untuk balapan malam ini, tentunya menyoroti soal tata lampu dan keamanannya. Isu geng motor memang sangat menyeruak di saat sekarang. Bayangkan, balapan sekelas HRC di Kemayoran pun harus menunggu lobi agar balapan bisa berlangsung.

Kita tidak mau sponsor lari dari balapan hanya gara-gara tidak boleh balapan malam, tapi IMI melalui promotor, harus bisa memfasilitasi mereka agar tetap konsisten mendukung dunia balap melalui kegiatan yang saling menguntungkan. Kehadiran event balap di sebuah kota tentu menjadi keuntungan lokal, mulai dari hotel, restoran, rental mobil, SPG, hingga menu-menu lainnya.

20120420-130433.jpg

20120420-130458.jpg

Leave a comment

Filed under balap motor, event bikers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s