ARRC 2012 : Mencetak Juara Asia Menuju Dunia

Pergelaran mencetak juara Asia ke tingkat dunia adalah, sama dengan fokus produsen roda dua terhadap sumber daya mereka ke Asia dalam menanggapi pergeseran kekuatan pasar. Kajian terbaru menunjukkan bahwa, Asia tercepat kedua dalam pertumbuhan pasar industri motor setelah Afrika. Ini tidak hanya terbatas untuk motor bebek. Permintaan untuk tipe sport mutakhir tumbuh tiga angka yang berlawanan dengan menyusutnya pasar Eropa dan Amerika Serikat. Ini adalah berita mengembirakan bagi pembalap Asia.

Tahun-tahun terakhir ini, produsen dan tim lokal keluar untuk belajar dan mengembangkan bakat di Asia. Misalnya di Malaysia, Hong Leong Yamaha Sdn Bhd mengirim pembalap Supersports 600 cc, Mohd Zamri Baba (Petronas Yamaha Malaysia) untuk berpartisipasi dalam MFJ All Japan Championship di Sirkuit Motegi, Maret lalu. Sementara, Mohd Ramdan Mohd Rosli (Malaysia PETRONAS Yamaha AHM ) yang sedang naik daun, sibuk ikut Super Series Malaysia (SPM), Kejurnas Indonesia dan Zhuhai, meski usainya baru 16-tahun. Demikian pula, Hafizh Syahrin Abdullah yang memulai karirnya dari PETRONAS AAM Malaysian Cub Prix® Championship cepat ditelurkan oleh Asia Road Racing Championship dan sekarang ikut balap penuh di Spanyol.

Tidak ketinggalan, bulan lalu Boon Siew Honda Sdn Bhd mengumumkan gebrakan penuh akan berpartisipasi pada rangkaian semua serial Asia. Rencana itu sudah berjalan dengan terbentuknya Musashi Siew Boon Honda Racing Malaysia yang diperkuat Azlan Shah Kamaruzaman, Mohd Emir Firdaus Hasan dan rookie Mohd Zaqhwan Zaidi. Mereka ditetapkan bukan hanya berlaga di ARRC, tetapi MSS, All Japan Championship Jepang dan bahkan lomba bergensi ketahanan 8 jam di sirkuit Suzuka.

Demikian pula, tim dari Indonesia melakukan hal yang sama untuk pengembangan pembalapnya. M.Fadli dari Manual Tech BEET Kawasaki Racing mendapat masukan dan bersama Jepang di tim tersebut. Sementara Yamaha Racing Indonesia punya pembalap Rafid Topan Sucipto, Doni Tata Pradita dan Dimas Ekky Pratama yang ikut mempertajam jam terbang dalam serial balap motor di Qatar.

Selain mereka, masih ada Sudarmono asuhan ASH Motorsport yang kini bernaung di bawah bendera Yamaha Yamalube ASH Trijaya KYT Racing Team yang tahun ini mengikuti 3 seri Australian FX-Superbike di Australia. Program rider development tersebut hasil kolaborasi ASH Motorsport dengan Yamaha Australia yang sudah terjalin sejak tahun lalu. Transformasi teknologi juga bagian dari partnership ini di mana pembalap Australia yang ikut bersama Sudarmono, yakni Cru Halliday juga memboyong mekanik dari Negeri Kanguru. Pada nantinya diharapkan, mekanik Indonesia bisa belajar dari mereka yang memiliki skill lebih tinggi khususnya mengenai set-up motor balap Supersport 600.

Di tingkat internasional, Honda Motor Co Ltd, Jepang, memperkenalkan Asia Dream Cup, serial ini berjalan simultan atau digelar bersama seri ARRC. Lomba ini mempunyai program tunjangan beasiswa untuk 21 pembalap muda dari seluruh Asia. Mereka akan menampilkan bakat di kancah internasional dengan Honda CBR250R. Ini tipe motor mirip-mirip dengan kelas Moto3 yang ada di MotoGP.

Beberapa tren pasar saat ini ikut membantu membangun Asia sebagai pusat kekuatan berikutnya dalam olahraga motor internasional, Two Wheels Motor Racing Sdn Bhd (TWMR) sebagai promotor PETRONAS Asia Road Racing Championship, lewat Direktur Promosi, Ron Hogg berkomentar, “Pergeseran pasar membawa dampak positif bagi industri balap Asia. Selain produsen agresif memperkenalkan beberapa model baru setiap tahun dari underbone sampai sport, juga tuntutan diadakan kegiatan balap sebagai penunjangnya. Pada gilirannya, ini sangat bermanfaat bagi pembalap karena mereka kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan dan memperluas karir balap mereka.”

Di saat yang sama, Ron tidak menyangkal bahwa itu akan memakan waktu sebelum angka-angka tadi tumbuh di Asia. “Saat ini kita berada pada tingkat yang stabil dalam hal tim dan pembalap, tetapi mengingat tren pasar saat ini, ada kemungkinan angka-angka itu melonjak tinggi. Bagi mereka yang bergabung ARRC seperti itu membutuhkan biaya tinggi dan akan menjadi sangat tergantung pada sponsor. Maka tim perlu memiliki pondasi kuat sebelum sponsor datang. Hanya dengan cara ini mereka bisa bertahan hidup dalam jangka panjang,” katanya.

Seri-1 PETRONAS Asia Road Racing Championship 2012 akan dimulai dari Sirkuit Sepang Internasional 11-13 Mei, 2012. Tiket gratis bagi penonton.

20120509-150503.jpg

Leave a comment

Filed under balap motor, news

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s