Djogja International Classic Bike Show 2012 : Menjadikan Jogja Makin Istimewa

Yogyakarta, 21 Juni 2012- Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan dan keragaman budaya. Salah satu yang menjadi khasanah keragaman tersebut adalah keberadaan motor antik atau lazimnya disebut motor klasik yang populasinya tersebar di pelosok nusantara, karenanya Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi motor antik terbesar di dunia.

Sebagai akibat dari kegiatan spekulan yang menjual motor antik secara besar-besaran ke luar negeri pada rentang tahun 70-an, maka populasi motor antik di Indonesia menurun drastis, Fakta inilah yang mendasari terbentuknya Motor Antique Club (MAC) Jogjakarta pada tahun 1979, sebuah komunitas yang tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya penggemar motor antik, lebih dari itu MAC mempunyai tujuan menjaga, melestarikan dan menularkan kecintaan terhadap motor antik kepada khalayak luas.

Tahun 2012 memiliki makna khusus bagi komunitas MAC, setelah tiga puluh tiga tahun tahun berdiri, MAC ingin lebih menggaungkan nama bangsa indonesia ke dunia internasional sebagai bangsa yang memiliki sejarah dan kekayaan khasanah motor antik. Keinginan ini dilebur melalui gelaran prestisius Djogja International Classic Show Bike Show 2012 yang rencananya akan digelar 23-24 Juni 2012 di JEC (Jogja Expo Center) Yogyakarta.

Eko Sugeng Rohedy selaku ketua steering committee berharap event ini akan melanggengkan eksistensi komunitas motor antik khususnya di Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya, “melalui Djogja International Classic Show Bike Show 2012 MAC ingin menjalin persahabatan dengan komunitas motor klasik seluruh dunia. Ini adalah sebuah gelaran prestisius yang menghubungkan, mempersatukan dan meniadakan riak-riak perbedaan dan konflik antar negara, sehingga tercapai proses kehidupan berbangsa yang baik” tandas sugeng yang juga tercatat sebagai salah satu pendiri MAC.

Event yang akan dihadiri oleh ribuan penggemar motor klasik dari seluruh pelosok negeri dan komunitas motor internasional ini memperkenalkan keragaman motor antik yang ada di Indonesia. Acara ini juga menampilkan beragam konten yang menarik diantaranya : Slalom Test Motor Klasik, Kontes Motor Klasik, Atraksi Motor Klasik, Tour Wisata Motor Klasik, Photo Kontes, serta sesi photo monumental 500 motor antik di Tugu Yogyakarta. “merupakan sebuah kebanggaan bagi Yogyakarta dikenal sebagai kota motor klasik oleh dunia internasional, semoga acara ini menjadi ikon pariwisata yang memperkenalkan Yogyakarta kepada dunia” demikian pernyataan Tazbir Abdullah, SH, M.Hum, Kepala Dinas Pariwisata Provonsi D.I Yogyakarta.

Lulut Wahyudi yang didaulat menjadi ketua panitia acara berpendapat acara motor klasik akan menjadi sebuah wacana edukasi yang menghadirkan sensasi tersendiri ketika ditampilkan dengan kemasan yang khusus. “dimasa mendatang semoga ini menjadi embrio bagi kompetisi dan parade motor klasik, membawa manfaat yang luar biasa untuk kemajuan khasanah motor klasik Indonesia” tandas Lulut, builder internasional yang juga penggemar motor antik.

Untuk pertama kalinya di Indonesia akan digelar kompetisi Slalom Test Motor Klasik memperebutkan Piala Radja (Sri Sultan Hamengku Buwono X) yang mempertandingkan beberapa kategori : 50 – 124cc, 125 – 249 cc, 250 – 349 cc, 350 – 499cc, 500 up dan kelas Sespan (Pengendara + Boncenger Sespan), Selain Slalom Test acara ini juga menampilkan Kontes Motor Klasik yang mempertandingkan kategori sebagai berikut : Vintage (1900 – 1930), Classic (1931 – 1945), Post War (1946 – 1953), Golden Era (1954 – 1973), Scooter & Japan Classic (<1959). Pemenang Best People Choice mendapat anugerah khusus Piala Radja (Sri Sultan Hamengku Buwono X).

Dalam kesempatan ini pula MAC mendaulat Indrodjojo Kusumonegoro atau akrab dikenal sebagai Indro Warkop untuk menjadi anggota kehormatan MAC sekaligus duta kehormatan event Djogja International Classic Show Bike Show 2012. Dalam pernyataanya komedian yang juga merupakan tokoh otomotif roda dua tanah air ini menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari gelaran prestisius motor antik internasional pertama yang dicetuskan di Yogyakarta “ saya sebagai insan penggemar motor klasik sangat mendukung acara ini, karena bagi saya Jogja memang istimewa, dan akan selalu melahirkan acara –acara yang dibuat dan dihadiri oleh orang-orang istimewa” ungkap Indro.

Djogja International Classic Show Bike Show 2012 diselenggarakan Sabtu s/d Minggu, 23-24 Juni 2012 di JEC (Jogja Expo Center) Yogyakarta. Pertunjukan dimulai pukul 09.00 wib setiap harinya dengan tiket masuk Rp. 15.000,- (Lima Belas Ribu Rupiah). Selama dua hari pengunjung akan dimanjakan dengan parade ribuan motor antik dan beragam suguhan hiburan yang menarik dari band-band ternama antara lain : Shaggy Dog, Marapu, The Produk Gagal.

Acara ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi D.I Yogyakarta, Dinas Pariwisata D.I Yogyakarta, Pertamina Lubricants, Dji Sam Soe, JEC (Jogja Expo Center, Jogja TV, Geronimo, RRI Pro 2, Monex, ISHD, Nichers, Dem’scar, Gladiator Custom, North Fashion, Ejolan.com dan Waroeng Steak.

20120623-193328.jpg

20120623-193343.jpg

20120623-193410.jpg

20120623-193423.jpg

20120623-193448.jpg

20120623-193459.jpg

Leave a comment

Filed under event bikers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s