History of Bike : BMW Rennsport 1954 Kampiun Balapan

Jakarta, 23 Juli 2012 – BMW mulai lagi membenahi serius team balapnya di tahun 1951 usai perang dunia ke dua berlangsung. Pada masa itu berbagai riset terus dilakukan hingga munculnya Rennsport di tahun 1954. Mesinnya telah mengalami pergantian meski lay-outnya masih terlihat sama dengan tipe-tipe sebelumnya. Yang luar biasa dari mesin ini yakni pembaharuan menggunakan sistem DOHC serta identifikasi desain rocker arm baru. Kemudian mereka mengeset ulang posisi mounting mesin dan gearbox pada frame serta kinerja suspensi depan belakang. Penggerak roda berupa gardan juga sekarang ditempatkan tertutup lengan arm sebelah kanan. Sistem pengereman pun di revisi ulang dengan menganut sistem twin leading-shoe pada tromol depan.

Sayangnya mereka kurang bersinar pada event GP. Prestasi terbaiknya diperoleh Walter Zeller tahun 1956 dengan merebut posisi runner-up di kelas 500 cc dan menduduki posisi ketiga oleh Dickie Dale tahun 1958. Justru di balapan kelas side car, Rennsport mendominasi dari mulai tahun 1954 hingga 1973. Hasil mengagumkan dicetak  tahun 1958 dan 1959 dengan merebut juara dunia melalui Walter Schneider dan pasangannya Hans Strauss.

Data & fakta

Mesin Twin horizontally opposed, 4-tak, DOHC

Kapasitas 494 cc

Transmisi 4-speed, shaft drive

Frame Twin loop with single top tube

Fork depan Earles-type pivoted fork

Suspensi belakang Swingarm

Berat 136 kg

Daya maksimum 47 hp/8000 rpm

Top speed 201 km/jam

Leave a comment

Filed under balap motor, bikes, news

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s