Classic Bike Choice : Honda CB 750 1969

Jakarta, 7 Agustus 2012 – Honda mencatatkan diri sebagai pabrikan Jepang yang mampu mendomonasi penjualan di pertengahan 1960-an. Ambil contoh Honda C100 Super Cub yang laris manis di seluruh dunia yang hingga tahun 2008 telah terjual 60 juta unit. Kemudian di kancah kompetisi pun Honda mampu menerobos kejayaan pabrikan Eropa antara lain di kelas 250 cc melalui RC160. Nah, berangkat dari filosofi Honda yang selalu berinovasi untuk melangkah ke kelas motor yang lebih besar, akhirnya mereka merilis CB 750 cc. Prototypenya diperkenalkan di ajang Tokyo Motor Show, Oktober 1968.

Di kelas ini pun bercokol para rival-rivalnya seperti Triumph Trident dan  BSA Rocket 3. Namun Honda merakit CB750 dengan berbagai feature modern yang dianggap sebagai revolusi. Aplikasi mesin empat silinder dengan sistem pengereman disc brake merupakan terobosan baru dan pertama yang ditawarkan Honda. Majalah Cycle World memberi komentar tentang motor ini ketika diperkenalkan pada publik Januari 1969, “ magnificent, musclebound racer for the road”.

Dari lay out eksterior, motor yang dikenal juga dengan sebutan Honda Four ini, memiliki karakteristik flamboyant. Di salah satu situs, CB750 itu dilukiskan sebagai gabungan  antara nilai eksotik, erotik dan kecepatan. Karenanya, konon di Jepang sendiri merupakan salah satu tipe motor berkelas dan banyak diburu kolektor. Sedangkan di Amerika termasuk dalam jajaran museum Motorcycle Hall of Fame.

Saluran gas buang yang mencuat empat buah memunculkan kesan impresif tentang speed dan power-nya. Aksen chrome pada beberapa ornamentnya disematkan sebagai ciri motor yang modern dan stylish.Desainnya dibuat tidak hanya mengunggulkan kemampuan mesin tapi kenyamanan dalam membawa pembonceng atau muatan barang untuk perjalanan jarak jauh.

Dengan mengusung konfigurasi empat silinder segaris itu, menjadikan CB750, dengan kode produksi pertama K0, cukup disegani. Untuk menghidupkannya pun selain kick start ditawarkan pula melalui tombol electric starter. Feature seputar mesin antara lain pemakaian tensioner rantai keteng. Output tenaganya mampu menuai angka 67 hp pada putaran 8000 rpm dengan top speed mencapai 199 km/jam. Inilah yang menjadikannya sebagai cikal bakal motor superbike Honda. Tidak heran bila Majalah Motorcyclist bulan lalu menganugerahkan penghargaan kepada Honda CB750 sebagai Motorcycle of the Century.

Data & Fakta

Honda CB750 1969

Mesin

Tipe SOHC, 4-tak, 4 silinder segaris

Kapasitas 736cc

Diameter x langkah 61mm x 63mm

Karburator 4 Keihin 28 mm

Transmisi 5-speed

Frame Tubular Craddle

Fork depan Teleskopik

Suspensi belakang Swingarm, twin shock

Rem depan Disc brake, single piston

Rem belakang Tromol

Berat 220 kg

Daya maksimum 67 hp/8000 rpm

Top speed 199 km/jam

Leave a comment

Filed under bikes, lifestyle, news

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s