Ride for Peace : Kang JJ Kecelakaan di Khazakstan!

ASTANA, KHAZAKSTAN, 13 Agustus 2012 — Tekad kuat Jeffrey Polnaja (Kang JJ) kembali dihadapkan pada tantangan berat. Penjelajah dunia seorang diri dengan sepeda motor besar ini harus beristirahat usai kecelakaan keras yang menimpa dirinya di 201 Km menjelang kota Astana, Khazakstan, Selasa (7 Agustus 2012) petang. Meski tetap dalam kondisi sadar, kecelakaan yang melibatkan truk kontainer besar itu telah membuat tulang tumit kaki kiri Kang JJ mengalami keretakan.

Kini Kang JJ masih tertahan di kota Astana. Hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Repubican Research and Center Emergency Medical Care di kota tersebut menyatakan, Kang JJ harus menjalani proses penyembuhan kaki sekurangnya selama satu bulan.

“Kecelakaan itu sulit dihindari. Saya sudah melakukan antisipasi yang maksimal, namun seperti inilah kondisi yang saya terima. Tulang tumit kaki kiri saya retak, dan membengkak, sehingga membuat saya sekarang tidak bisa berjalan tanpa dua tongkat penyangga,” kata Kang JJ.

Dia menceritakan, kecelakaan dialami dirinya pada pukul 15:00, tepatnya selepas kota Marinovka yang berjarak 201 Km dari Astana. Saat itu Kang JJ sedang melaju di lintasan jalan raya, di mana banyak truk besar berjalan beriringan. Namun bagi dia kondisi lalu lintas seperti itu bukanlah pemandangan baru.

Ketika ingin mendahului laju lima truk kontainer yang berjajar, secara tiba-tiba truk yang berada di urutan kedua dari depan memotong lajurnya. Truk ini bermaksud menyalip kendaraan di depannya, tanpa melihat kondisi di sisi jalan. Kang JJ yang kala itu sudah berada sepertiga di badan truk terdorong ke sisi kiri luar lintasan.

“Seketika ketika mengetahui posisi truk ini bergeser ke kiri saya mengambil keputusan untuk menghindar. Sayangnya, tak ada lagi sisi jalan yang tersedia buat saya. Saya memilih melompati tanggul, mendarat keras di permukaan tanah berbatu, dan menjatuhkan sepeda motor,” ungkapnya.

Malang bagi Kang JJ. Upaya antisipasinya ternyata tetap membuahkan risiko. Ketika menggelincirkan diri bersama BMW R1150GS, kaki kirinya tertimpa boks besar yang dibawanya. Rasa sakit langsung menjalar, meski dia berusaha menahannya.

Beruntung kelima truk yang sedang melaju tersebut berhenti. Para supir dan kernet truk keluar membantunya membangunkan sepeda motor. Beberapa ada yang memberikan pijatan ringan dan menuangkan air minum. Sementara supir ceroboh yang memotong lintasannya, berkali-kali memohon maaf. Rekan sesama pengemudi truk ini bahkan ikut menegur secara keras.

Usai beristirahat, Kang JJ yang telah merasakan sakit di kaki kirinya langsung mengambil keputusan melanjutkan perjalanan menuju Astana. Ironinya, rumah sakit terdekat yang mampu menangani luka serius berjarak lebih dari 200 Km dan berada di kota itu. Di tengah rasa sakit yang terus meningkat, Kang JJ menjelajah selama tiga setengah jam di atas permukaan jalan yang sebagian besar off-road.

“Sangat menyakitkan. Dengan tulang kaki retak saya harus melibas jalan off-road berbatu selama lebih dari tiga jam. Bantingan dan ayunan sepeda motor membuat rasa sakit di kaki tak terkirakan,” ujarnya. Rute off-road ini memang harus menjadi santapannya mengingat lintasan utama menuju Astana tengah menjalani konstruksi ulang.

Kang JJ akhirnya tiba di rumah sakit pada pukul 18:30. Dia langsung dibawa ke ruang gawat darurat untuk menjalani pemeriksaan intensif. Hasil pindai di rumah sakit menyatakan Jeffrey mengalami keretakan tulang tumit di kaki kiri yang serius. Kaki Kang JJ pun dibalut gips dan diharapkan tim dokter baru bisa dilepas kurang lebih selama satu bulan. Hebatnya, tak sepeser uang dikeluarkannya untuk seluruh pengobatan tersebut. Pemerintah Khazakstan telah memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakatnya, termasuk tamu asing seperti dirinya.

Bagi Kang JJ vonis dokter tentu memberatkan hatinya. Dia merasa jadwal perjalanan akan terganggu. Terlebih saat ini Kang JJ sedang dituntut mengejar waktu perjalanan agar terhindar dari cuaca buruk musim dingin ketika dirinya memasuki kawasan Siberia yang liar nanti.

“Beginilah tantangan seorang penjelajah. Saya memiliki rencana matang, namun nasib bisa berkata lain. Dokter meminta saya beristirahat selama satu bulan, dan mungkin ini harus saya turuti. Artinya, cuaca buruk di Siberia pasti lebih keras ketika saya melanjutkan perjalanan usai cidera ini pulih.”

Salam Jelajah

Leave a comment

Filed under event bikers, news, turing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s