Tips Mudik Aman Bersepeda Motor (Bag 1)

 

Jakarta, 13 Agustus 2012 – Lebaran sebentar lagi. Dan sesuai ritual umat Islam di Indonesia, mudik atau pulang kampung bagi warga perantau, kembali menjadi salah satu ‘event’ akbat tahunan di tanah air. Tidak hanya pedagang asongan, tukang jamu yang mengadu nasib di kota besar, namun para pejabat atau public figure pun turut merasakan ingar bingar mudik ini. Dan seperti biasa, mudik bersepeda motor tentu kembali mewarnai perjalanan para perantau mengingat populasinya kini semakin meningkat.

Untuk itulah, kepada para pengguna sepeda motor, diimbau untuk mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan baik dari segi kendaraan maupun fisik. Bagi yang motornya sudah dimodifikasi ekstrem, dianjurkan untuk sementara ‘dinetralkan’ dulu, untuk dikembalikan lagi sesuai spesifikasi standar.

Yang harus diingat, Anda melakukannya di tengah suasana puasa yang tentunya banyak godaan serta membutuhkan fisik lebih kuat, apalagi di siang hari. Secara umum, tips perjalanan ini juga berlaku tidak hanya pada bulan puasa saja, namun ketika arus balik dan kegiatan touring lainnya. Jadi, apa saja yang harus dipersiapkan menghadapi perjalanan bersepeda motor?

A. Pengecekan Umum

Pengecekan kendaraan mutlak diperlukan. Ini bisa Anda lakukan seminggu menjelang keberangkatan. Disarankan untuk pergi ke bengkel dealer resmi bila Anda tidak mempunyai waktu untuk mengeceknya. Bila akan pergi ke bengkel, usahakan melakukan janji sebelumnya untuk medaftarkan sepeda motor Anda. Biasanya, menjelang lebaran, suasana bengkel juga akan ramai dikunjungi. Namun, Anda pun lebih baik dapat mengenal karakter motor sendiri dengan mengetahui beberapa bagian yang harus diperhatikan.

1. Mesin

Agar kinerja mesin lebih maksimal menempuh perjalanan jauh, mengganti oli mesin  dengan spesifikasi yang sesuai tertera di buku manual sepeda motor Anda sangat dianjurkan. Lalu mengecek kondisi busi, bila sudah hitam pekat segera ganti dengan yang baru.  Selanjutnya pada sektor ini yang perlu diperhatikan adalah  kondisi karburator. Bagi yang sudah dimodifikasi, misalnya dengan mencopot filter udara karburator, lebih baik pasang dulu. Hal ini mengingat jarak tempuh dengan kondisi udara bervariasi baik debu atau turunnya hujan.

2.Ban dan rem

Pengaruh ban sangat vital untuk kenyamanan dan keamanan Anda berkendara, minimal kondisi ban 80%. Bagi yang memakai ban profil tipis atau ban pacul   disarankan untuk menggantinya karena sangat berisiko di jalan. Pilih alur ban bercompound lunak yang memiliki kembangan mampu memecah air.  Dan jangan lupa tekanan ban yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda, baik sendiri atau  membawa barang serta membonceng. Tekanan ban depan standar bila sendirian  biasanya  di kisaran tekanan 28 psi dan ban belakang 30 psi. Bila kondisi hujan, disarankan untuk mengurangi tekanannya agar mempunyai traksi lebih besar. Satu lagi yang penting adalah memeriksa rem melalui pengecekan kampas rem, oli master rem serta kabel dan tuasnya.

3. Suspensi

Daya redam shockbreaker yang baik akan mengantar Anda lebih nyaman mengemudikan setang, karena itu kondisinya harus betul-betul prima. Apalagi diyakini Anda akan membawa oleh-oleh buat keluarga di kampung atau memboncengkan istri, saudara atau tetangga satu kampung. Belum lagi, permukaan jalan  bergelombang penuh lubang hingga memaksa suspensi bekerja berat mengeliminir guncangan. Untuk itu, oli seal fork depan  dan stelan shockbreaker belakang perlu di cek ulang.

4. Lampu

Lampu merupakan perangkat inti kendaraan, untuk itu kesemuanya harus berfungsi dengan baik. Apalagi pihak Departemen Perhubungan Darat telah menganjurkan untuk setiap pengguna sepeda motor di kala mudik harus menyalakan lampu utama di siang hari. Karena itu mengecek alur kabel, socket dan saklarnya sangat dianjurkan. Dan jangan lupa untuk membersihkan mika lampunya agar sinarnya lebih terang

5.Baut bodi dan rantai

Kencangkan baut-baut bodi semuanya, dari mulai roda, swingarm hingga cover bodi. Termasuk di dalamnya mengencangkan baut komstir. Yang tidak kalah penting adalah menyetel ketegangan rantai agar tidak terlalu tegang atau kendor.

6. Lain-lain

Oh ya, memeriksa air accu juga tidak kalah penting terutama volume airnya serta kebersihan terminalnya. Dan selanjutnya kondisi klakson,  dengan membersihkan socket-socket serta memeriksa alur kabelnya. Satu hal yang penting yakni kelengkapan spion untuk memudahkan Anda memantau kendaraan di belakang. (Bersambung)

 

 

 

 

Leave a comment

Filed under news, Tips, turing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s