Tips Mudik Aman Bersepeda Motor (Bag 2)

B. Kelengkapan Berkendara

Motor sudah oke, tinggal kita menyiapkan berbagai perlengkapan inti untuk membalut melindungi tubuh kita.

  1. Helm, pilihlah yang model full face atau minimal half face dengan dilengkapi kaca penutup serta tali pengikat yang kuat. Pastikan helm tersebut memilki standarisasi atau yang telah direkomendasikan pemakaiannya oleh instarnsui berwenang atau bersertifikasi SNI.  Jangan gunakan helm ‘cetok’ karena berisiko terbang dan juga berbahaya untuk keselamatan. Prinsipnya untuk menggunakan helm, lebih baik keluar uang ketimbang kehilangan kepala Anda!
  2. Jaket, gunakan yang berbahan tebal, lentur  dan bisa menyerap keringat. Lebih baik yang sudah dilengkapi dengan protector bodi untuk mengeliminasi cedera lebih parah bila terjatuh
  3. Sarung tangan, pilih model yang menutupi seluruh jari tangan dan berbahan lentur. Lebih baik yang memiliki karet pelindung atau berbahan anti-air. Jangan memakai sarung tangan model setengah menutupi jari.
  4. Sepatu, pakailah yang memiliki bahan empuk tidak kaku serta ukurannya minimal menutupi mata kaki. Hal ini agar gerak telapak kaki ketika memindahkan transmisi dan mengerem lebih rileks serta menghindari dari panas mesin. Tapak sepatu juga jangan yang berbahan karet licin, agar tidak terpeleset ketika mengoperasikan gear atau rem maupun ketika kaki turun.

Di samping kelengkapan tersebut, alangkah baiknya Anda menyiapkan peranti pendukung lainnya seperti jas hujan, tas punggung, lampu senter, kantong plastik untuk melindungi barang-barang elektronik dan dompet saat hujan, jaring pengikat barang atau tambang. Sebagai pelindung tubuh dari angin, memakai pelindung dada (model rompi) tidak haram dikenakan. Bila Anda ingin serbapraktis menaruh barang-barang penting, siapkan tas pinggang atau memakai rompi yang memunyai saku banyak.  Ini berguna agar lebih cepat ketika mengeluarkan dompet saat mengisi bensin atau keperluan mendadak lainnya. Handuk kecil atau tissue juga diperbolehkan dikemas untuk mengelap keringat di saat jeda istirahat.

Bila akan berangkat berombongan, diskusikan dengan teman-teman Anda untuk memiliki tanda pengenal khusus seperti rompi, pita atau tanda lainnya sebagai identitas rombongan Anda . Ingat, di jalan Anda akan bertemu dengan ratusan mungkin ribuan pengendara lainnya. “Pengalaman saya tahun lalu ketika sampai di daerah Cikampek sudah tidak bisa mengenal lagi teman-teman lagi saking banyaknya motor yang sama,” tukas Witra, penunggang Yamaha RX-King yang pulang mudik menuju Wonosobo. Ada pula trik lain yang bisa digunakan untuk mengenali rekan seperjalanan yakni dengan menggunakan jaket berwarna mencolok dan seragam.

Jangan sampai ketinggalan pula untuk membawa perkakas spare parts atau toolkits. Kunci busi, kunci Inggris, tang, obeng dan ampelas adalah perangkat yang wajib dibawa. Sedangkan suku cadang standar yang harus ada adalah kabel rem, kabel kopling, kabel gas, sambungan rantai dan ban dalam. Untuk pemilik motor jenis 2-tak, jangan lupa untuk membawa oli samping cadangan.

C. Waktu Perjalanan

Ada dua pilihan waktu perjalanan Anda, seusai sholat Subuh atau selepas buka puasa.  Pergi di malam hari perlu dipertimbangkan lagi, misalnya minimnya penerangan, pandangan mata terbatas bila jalan berlubang serta ancaman kriminal lainnya. Belum lagi sulit menemukan bengkel bila sewaktu-waktu mogok.  Namun, kondisi kita lebih segar karena perut terisi dan di jalan pun kita bisa menikmati makanan, bila Anda memang berpuasa. Lebih efektif setelah melaksanakan sholat Subuh, karena kondisi badan masih segar, udara sejuk dan tidak terlalu banyak kendaraan serta bisa menghindari titik-titik kemacetan. Usahakan juga tidak membawa barang yang berlebihan dan tempatkan dengan tepat serta diikat kuat.

 D. Aman dan Nyaman di Jalan

Jalur mudik lebaran pasti akan padat, untuk itu lebih baik Anda menyimak liputan arus mudik lebaran di televisi atau radio agar bisa mengetahui situasi jalan yang akan dilewati. Membekali diri dengan peta perjalanan sangat dianjurkan agar bisa tahu jalan-jalan alternatif untuk memotong menuju daerah tujuan atau lokasi SPBU untuk pengisian bensin. Biasanya menjelang lebaran, banyak perusahaan atau instansi terkait yang membuat peta mudik lebaran dan dibagikan secara cuma-cuma.

 Agar kondisi badan lebih segar, sebelum berangkat Anda disarankan melakukan pemanasan dengan pelemasan otot-otot tubuh Anda.Untuk konsumsi makan, disarankan memakan mengandung protein dan vitamin terutama buah-buahan.

Senam ringan dimulai dari pelemasan kepala, tangan, pinggang, punggung dan kaki yang merupakan titik-titik vital penyebab otot pegal saat naik motor. Siapkan kelengkapan surat motor Anda, STNK dan SIM serta uang untuk membeli bensin di tempat yang mudah diambil. Baru setelah itu mengenakan pelindung tubuh dengan tepat, mulai dari pengikat helm, tali sepatu dan sebagainya. Posisikan badan dengan santai di atas jok, pandangan jauh ke depan, tangan dan siku agak menekuk agat tidak cepat pegal.

Di jalan, posisikan Anda secara zig-zag dengan motor di depan dan atur jarak kerenggangannya minimal 3 meter sebagai antisipasi bila terjadi rem mendadak. Dalam situasi kepadatan arus mudik di jalur utama, kecepatan Anda diprediksi tidak akan lebih dari 80 km/jam serta banyak memakai gigi rendah. Karena itu konsumsi bahan bakar lumayan boros, makanya Anda perlu mengawasi kondisi bahan bakar di tangki. Posisikan Anda di lajur kiri dan jangan di bahu jalan, waspadai jalan bergelombang atau sambungan aspal karena bisa mengakibatkan roda oleng

Lama berkendara maksimal dua jam, tidak boleh lebih. Hal ini karena sangat berpengaruh terhadap kerja otot tubuh dan konsentrasi Anda. Untuk itu, Anda harus pintar-pintar mengatur waktu dan jangan memaksakan bila sudah terasa ngantuk atau pegal. Istirahat dan isi dengan senam-senam kecil untuk pelemasan. Jangan langsung membasuh muka Anda dengan air tapi usap dulu dengan handuk kecil atau tissue dan diamkan sejenak. Bila memang Anda tengah ber-Musyafir (tidak berpuasa bagi umat Islam karena tengah bepergian jauh), jangan makan terlalu kenyang karena bisa mengakibatkan kantuk. Mengonsumsi buah-buahan serta minum air putih akan membantu memulihkan kondisi Anda lebih bugar. Yang harus diingat, jaga barang-barang Anda ketika beristirahat jangan sampai terlena apalagi jika  Anda sampai tertidur.

 

 

 

Leave a comment

Filed under news, safety riding, Tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s