Subhan Aksa Raih Posisi Empat di PWRC Italia

Sardinia/Italia, 21 Oktober 2012– Tampil tercepat di SS10 Rally Italia, akhirnya seperti tak berarti buat Subhan Aksa. Pasalnya, kerusakan mobil di SS11 membuatnya tertinggal cukup jauh dari tiga pesaing utamanya di depan.

Meski masih bersemangat mengejar waktu, akhirnya pereli Bosowa Rally Team itu sadar kalau resikonya terlalu besar jika tetap berusaha fight. Pasalnya, sudah terlampau jauh (1 menit 47,9 detik) dengan Marcos Ligato (Argentina) yang menghuni urutan 3 overall di SS13, sementara dari bawah juga sudah muncul ancaman. Apalagi, sisa kerusakan rem di SS sebelumnya masih terasa dampaknya.

“Kami dari awal melakukan pendekatan untuk reli kali ini sudah sangat maksimal tapi untuk maksimal pasti akan ada resikonya. Dan resiko tersebut kami peroleh di hari Kamis (18/10) dan Jumat (19/10) tetapi sang dewi fortuna masih sayang dan berpihak dengan kami sehingga tidak lebih parah hasilnya,” ujar Subhan bersama navigator Nicola Arena yang memastikan membawa mobil finish hingga akhir lomba di SS16, Minggu (21/10).

“Kami akhirnya memutuskan untuk mengamankan posisi keempat. Tak sesuai target, tapi itulah hasil maksimal yang bisa kami lakukan. Lebih baik di posisi itu daripada ngotot tapi berisiko terhenti di tengah lomba seperti dialami sejumlah peserta. Sejak dari SS13 kami lebih fokus menjaga ancaman dari peringkat bawah,” ungkap Ubang (panggilan Subhan Aksa).

Dari segi hasil sebenarnya tak terlalu buruk di urutan 4 mengingat lawan-lawannya yang lebih berpengalaman di ajang PWRC. Di hasil keseluruhan, Subhan malah menempati peringkat 17 dari 41 starting. Dari jumlah itu hanya 33 yang sukses menyentuh garis finish.
Sayangnya, posisi 4 itu tak membantu Subhan di klasemen sementara PWRC. Peringkatnya menjadi di urutan 6 dengan poin 62.

Nicholas Fuchs (Peru) yang tadinya di bawah, kini naik ke urutan 4 setelah menjuarai Rally Italia.
“Tak apa, saya tetap senang dan mensyukuri hasil ini mengingat drama yang terjadi kemarin. Pecah ban yang membuat kami terseok-seok sepanjang 20 km dan berikutnya tanpa rem di SS11. Sungguh dramatis dan pengalaman luar biasa. Terima kasih pada tim yang bekerja keras, khususnya pada Nicola yang sudah menjalankan tugas sangat baik,” kata Subhan saat dicegat wartawan seusai finish SS terakhir.

Hitung-hitungannya, masih ada 6 peserta yang berpeluang menjuarai PWRC yang tahun depan berganti nama jadi WRC-3 ini. Penentuannya berlangsung di seri pamungkas Rally Spanyol bulan depan. Subhan pun masih berpeluang meski dengan syarat yang tergolong sangat berat. Siapapun nanti juaranya di Spanyol, Guerra cukup finish 3 Besar untuk jadi juara dunia 2012.

“Kita lihat saja nantilah. Yang jelas, persaingan di seri terakhir masih sangat terbuka, khususnya di posisi 3 Besar. Ini bukti bobot dan gengsi PWRC semakin baik. Kami tentu berusaha untuk tampil lebih baik lagi di Spanyol, setidaknya untuk menaikkan peringkat,” tutup Subhan.
————-selesai————

KLASEMEN SEMENTARA PWRC
1. Benito Guerra (Meksiko/84),
2. Michal Kosciuscko (Polandia/73),
3. Valeriy Gorban (Ukraina/73),
4. Nicholas Fuchs (Peru/71),
5. Marcos Ligato (Argentina/70),
6. Subhan Aksa (Indonesia/62),
7. Ricardo Trivino (Meksiko/48),
8. Louis Cook (Inggris/35),
10. Oleksiyi Kikireshko (Ukraina/35).

20121021-201958.jpg

Leave a comment

Filed under balap mobil, lifestyle, news

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s